Wednesday, 27 June 2012

Belajar Programming Sendiri Dalam Sepuluh Tahun


Mengapa semua orang terburu-buru?

Masuklah ke sebuah toko buku dan anda akan melihat buku mengenai bagaimana “Belajar Java dalam 7 Hari” dan banyak variasi lainnya yang menawarkan untuk mengajarkan Visual Basic, Windows, Internet, dan sebagainya dalam beberapa hari atau jam. Saya melakukan power search di Amazon.com:
dan mendapatkan 248 hasil. 78 hasil pertama adalah buku komputer (no. 79 adalah “Belajar Bahasa Bengali dalam 30 hari“). Lalu saya mengganti “hari” dengan “jam” dan mendapatkan hasil yg luar biasa mirip: 253 buku, dengan 77 buku komputer dan diikuti dengan “Belajar Grammar dan Tata Bahasa dalam 24 jam” di nomor 78. Dari 200 hasil pertama, 96% adalah buku-buku komputer.
Kesimpulannya adalah entah orang-orang sekarang ini terburu-buru untuk belajar tentang komputer, atau komputer adalah hal yang sangat mudah dipelajari dari hal-hal lainnya. Tidak ada buku untuk belajar Beethoven, atau Fisika Kuantum, atau bahkan Melatih Anjing dalam beberapa hari. Dr. Felliesen et al. mengakui tren ini dalam buku mereka “Bagaimana Mendesign Program“, dimana mereka mengatakan “Memprogram dengan jelek sangat mudah. Orang-orang Idiot bisa mempelajarinya dalam 21 hari, bahkan walaupun mereka betul-betul bodoh.”
Mari menganalisa bagaimana judul seperti “Belajar C++ dalam 3 Hari” bisa memiliki arti sebagai berikut:
  • Belajar: Dalam 3 hari anda tidak akan punya cukup waktu untuk menulis beberapa program yang berguna, dan belajar dari keberhasilan dan kesuksesan program-program ini. Anda tidak akan punya cukup waktu untuk bekerja dengan seorang programmer berpengalaman dan mengerti seperti apa hidup dalam lingkungan C++. Singkatnya, anda tidak akan punya cukup waktu untuk belajar banyak. Jadi buku tersebut hanya bisa berbicara tentang hal-hal yg superfisial, dan tidak pengertian yg mendalam. Seperti Alexander Pope pernah berkata, mengerti sesuatu hal dengan sedikit adalah hal yang berbahaya.
  • C++: Dalam 3 hari anda akan bisa belajar sedikit sintaks C++ (bila anda telah mengetahui bahasa pemrograman yg lain), tapi anda tidak bisa belajar banyak bagaimana cara menggunakan bahasa tersebut. Singkatnya, bila anda seorang programmer Basic, anda bisa belajar menulis program dalam gaya Basic menggunakan sintaks C++, tapi anda tidak bisa memahami keunggulan (dan kekurangan) dari C++. Jadi apa gunanya? Alan Perlis pernah berkata: “Sebuah bahasa pemrogramman yang tidak mengubah cara berpikir anda tentag programming, tidak berguna untuk dipelajari.” Satu kemungkinan yg terjadi adalah anda perlu belajar sedikit tentang C++ (atau mungkin JavaScript atau Flash Flex) karena anda perlu membuat sebuah interface dari program yang sudah ada untuk melakukan sebuah hal. Tapi kembali lagi anda tidak mempelajari bagaimana untuk memprogram; anda hanya belajar bagaimana melakukan hal tersebut.
  • dalam 3 Hari: Sayangnya, hal ini tidak cukup, seperti yg sudah dijelaskan di atas.
Belajar Programming Sendiri Dalam Sepuluh Tahun
Para periset (Bloom (1985), Bryan & Harter (1899), Hayes (1989), Simmon & Chase (1973)) telah menunjukkan bahwa diperlukan sekitar sepuluh tahun untuk mengembangkan keahlian di berbagai macam bidang, termasuk bermain catur, mengomposisi musik, mengoperasikan telegraf, melukis, bermain piano, berenang, bermain tenis, dan riset dalam bidang neuropsychology dan topology.
Kuncinya adalah latihan dengan penuh perhatian: tidak hanya melakukannya lagi dan lagi, tapi menantang diri anda sendiri dengan suatu hal yang diluar kemampuan anda saat ini, mencobanya, menganalisa performa anda dan setelah itu, membetulkan kesalahan-kesalahan yang ada. Lalu ulangi lagi, dan lagi.
Sepertinya memang tidak ada jalan singkat: Mozart sekalipun, yang sudah memiliki bakat musik luar biasa di umur 4 tahun, membutuhkan 13 tahun lagi sebelum ia mulai membuat musik kelas dunia. Di aliran musik yang berbeda, The Beatles seakan-akan mencuat dengan beberapa hit #1 dan sebuah penampilan dalam acara Ed Sullivan pada tahun 1964. Tapi mereka telah bermain di club-club kecil di Liverpool dan Hamburg sejak 1957, dan walaupun mereka mampu menarik perhatian massa dari awal, kesuksesan terpenting mereka, Sgt. Peppers, dirilis pada tahun 1967.
Malcolm Gladwell membuat laporan dalam sebuah studi murid-murid di Berlin Academy of Music yang membandingkan 1/3 tertinggi, tengah, dan terbawah dari sebuah kelas dan bertanya kepada mereka berapa lama mereka latihan:
Setiap orang, dari ketiga group ini, mulai bermain kira-kira pada umur yang sama, sekitar umur 3 – 5 tahun. Dalam tahun-tahun pertama ini, semua latihan sekitar 2 – 3 jam seminggu. Tetapi sekitar umur 8 tahun, perbedaan yang sesungguhnya mulai muncul. Murid-murid yang akan menjadi terbaik di kelasnya mula berlatih lebih banyak dari yg lainnya: 6 jam seminggu pada umur 9, 8 jam pada umur 12, 16 jam pada umur 14, dan terus bertambah hingga saat mereka berumur 20 tahun mereka berlatih lebih dari 30 jam seminggu.
Saat mereka berumur 20 tahun, orang-orang terbaik ini telah berlatih selama 10,000 jam dalam hidup mereka. Murid-murid yg cukup baik hanya 8,000 jam, dan yang menjadi guru musik di masa depan hanya sedikit lebih dari 4,000 jam.
Jadi mungkin saja 10,000 jam, bukan 10 tahun, adalah angka ajaibya. Samuel Johnson (1709-1784) berpikir bahwa angkanya lebih banyak: “Kesempurnaan di bidang apapun bisa didapatkan hanya dengan usaha seumur hidup; hal tersebut tidak bisa dibeli dengan harga yang kurang dari itu.” Dan Chaucer (1340-1400) mengatakan “hidup ini terlalu pendek, keahlian terlalu banyak untuk dipelajari.” Hippocrates (sekitar 400SM) dikenal untuk potongan berikut “ars longa, vita brevis”, yang adalah bagian dari kata-kata yang lebih panjang “Ars longa, vita brevis, occasio praeceps, experimentum periculosum, iudicium difficile”, yang berarti “Hidup ini pendek, keahlian lama, kesempatan menghilang, eksperimen berbahaya, keputusan sulit.” Walaupun dalam bahasa Latin, ars bisa berarti seni atau keahlian, dalam bahasa Yunani aslinya kata “techne” hanya berarti “keahlian”, bukan “seni.”

Belajar Programming Sendiri Dalam Sepuluh Tahun

Para periset (Bloom (1985), Bryan & Harter (1899), Hayes (1989),Simmon & Chase (1973)) telah menunjukkan bahwa diperlukan sekitar sepuluh tahun untuk mengembangkan keahlian di berbagai macam bidang, termasuk bermain catur, mengomposisi musik, mengoperasikan telegraf, melukis, bermain piano, berenang, bermain tenis, dan riset dalam bidang neuropsychology dan topology.
Kuncinya adalah latihan dengan penuh perhatian: tidak hanya melakukannya lagi dan lagi, tapi menantang diri anda sendiri dengan suatu hal yang diluar kemampuan anda saat ini, mencobanya, menganalisa performa anda dan setelah itu, membetulkan kesalahan-kesalahan yang ada. Lalu ulangi lagi, dan lagi.
Sepertinya memang tidak ada jalan singkat: Mozart sekalipun, yang sudah memiliki bakat musik luar biasa di umur 4 tahun, membutuhkan 13 tahun lagi sebelum ia mulai membuat musik kelas dunia. Di aliran musik yang berbeda, The Beatles seakan-akan mencuat dengan beberapa hit #1 dan sebuah penampilan dalam acara Ed Sullivan pada tahun 1964. Tapi mereka telah bermain di club-club kecil di Liverpool dan Hamburg sejak 1957, dan walaupun mereka mampu menarik perhatian massa dari awal, kesuksesan terpenting mereka, Sgt. Peppers, dirilis pada tahun 1967.
Malcolm Gladwell membuat laporan dalam sebuah studi murid-murid di Berlin Academy of Music yang membandingkan satu per tiga group terbaik, menengah, dan terakhir dari sebuah kelas dan bertanya kepada mereka berapa lama mereka latihan:
Setiap orang, dari ketiga group ini, mulai bermain kira-kira pada umur yang sama, sekitar umur 3 – 5 tahun. Dalam tahun-tahun pertama ini, semua latihan sekitar 2 – 3 jam seminggu. Tetapi sekitar umur 8 tahun, perbedaan yang sesungguhnya mulai muncul. Murid-murid yang akan menjadi terbaik di kelasnya mula berlatih lebih banyak dari yg lainnya: 6 jam seminggu pada umur 9, 8 jam pada umur 12, 16 jam pada umur 14, dan terus bertambah hingga saat mereka berumur 20 tahun mereka berlatih lebih dari 30 jam seminggu.
Saat mereka berumur 20 tahun, orang-orang terbaik ini telah berlatih selama 10,000 jam dalam hidup mereka. Murid-murid yg cukup baik hanya 8,000 jam, dan yang menjadi guru musik di masa depan hanya sedikit lebih dari 4,000 jam.
Jadi mungkin saja 10,000 jam, bukan 10 tahun, adalah angka ajaibya.
Samuel Johnson (1709-1784) berpikir bahwa angkanya lebih banyak: “Kesempurnaan di bidang apapun bisa didapatkan hanya dengan usaha seumur hidup; hal tersebut tidak bisa dibeli dengan harga yang kurang dari itu.”
Dan Chaucer (1340-1400) mengatakan “hidup ini terlalu pendek, keahlian terlalu banyak untuk dipelajari.”
Hippocrates (sekitar 400SM) dikenal untuk potongan berikut “ars longa, vita brevis”, yang adalah bagian dari kata-kata yang lebih panjang “Ars longa, vita brevis, occasio praeceps, experimentum periculosum, iudicium difficile”, yang berarti “Hidup ini pendek, keahlian lama, kesempatan menghilang, eksperimen berbahaya, keputusan sulit.” Walaupun dalam bahasa Latin, ars bisa berarti seni atau keahlian, dalam bahasa Yunani aslinya kata “techne” hanya berarti “keahlian”, bukan “seni.”
Berikut adalah resep yang saya buat untuk sukses dalam programming:
  • Tertarik kepada programming, dan melakukannya karena itu mengasyikan. Pastikan bahwa itu akan tetap mengasyikan sehingga anda akan mau melakukannya untuk 10 tahun.
  • Bicara kepada programmer-programmer lain; baca program-program lain. Hal ini lebih penting daripada sebuah buku atau kursus.
  • Membuat program. Cara terbaik untuk belajar adalah learning by doing. Dalam bahasa teknis, “level kemampuan maksimal untuk individual dalam sebuah bidang tidak didapatkan secara otomatis hasil dari jumlah pengalaman, tapi level kemampuan bisa ditambahkan bahkan oleh individual yang berpengalaman sebagai hasil dari latihan dengan penuh perhatian untuk melakukan lebih.” (p. 366) dan “cara belajar paling efektif membutuhkan sebuah tugas yang telah direncanakan dengan tingkat kesulitan yang tepat untuk individual tertentu, saran yang informative, dan kesempatan untuk melakukan dan membetulkan kesalahan.” (p. 20 – 21) Buku “Cognition in Practice: Mind, Mathematics, and Culture in Everyday Life” adalah sebuah referensi yang menarik untuk pandangan ini.
  • Bila anda mau, gunakan empat tahun di kuliah (atau lebih di S2). Hal ini akan memberi anda akses untuk pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan sebuah gelar, dan hal ini juga akan memberi anda pengertian mendalam tentang bidang ini, tapi bila anda tidak menyukai sekolah, anda bisa (dengan cukup dedikasi) mendapatkan pengalaman yang mirip di pekerjaan. Bagaimanapun, belajar dari buku saja tidak akan cukup. “Pendidikan Computer Science tidak bisa membuat siapapun menjadi programmer lebih dari mempelajari kuas dan pigmen bisa membuat seseorang menjadi pelukis” kata Eric Raymond, penulis “The New Hacker’s Dictionary”. Salah satu programmer terbaik yang pernah saya dapatkan hanya memiliki gelar SMA; dia telah menghasilkan banyak software hebat, memiliki news group, dan mendapatkan cukup uang dari saham untuk membeli sebuahnightclub.
  • Mengerjakan project bersama programmer-programmer lain. Jadilah programmer terbaik di dalam beberapa project; dan jadilah yg terburuk di project lainnya. Saat anda menjadi yang terbaik, anda mempunyai kesempatan mencoba kemampuan anda memimpin sebuah project, dan menginspirasi orang lain dengan visi anda. Saat anda menjadi yang terburuk, anda belajar apa yang dilakukan oleh para ahli, dan anda belajar apa yang mereka tidak suka lakukan (karena mereka membuat anda melakukannya untuk mereka).
  • Mengerjakan project yg telah dikerjakan programmer-programmer lain. Ikutlah terlibat untuk mengerti sebuah program yang ditulis orang orang lain. Coba untuk mengerti dan membetulkannya saat programmer-programmer yg pembuatnya sedang tidak ada. Berpikirlah bagaimana membuat design program-program anda sehingga mudah untuk orang berikutnya yang akan memaintainnya.
  • Pelajari paling sedikit setengah lusin bahasa pemrogramman. Pelajari satu bahasa yang mendukung abstraksi class (seperti Java atau C++), satu yang mendukung abstraksi fungsi (seperti Lisp atau ML), satu yang mendukung abstraksi syntaks (seperti Lisp), satu yang mendukung spesifikasi deklaratif (seperti template Prolog atau C++), satu yang mendukung coroutines (seperti Icon atau Scheme), dan satu yang mendukung parallelisme (seperti Sisal).
  • Ingat bahwa terdapat kata “komputer” dalam “ilmu komputer”. Ketahuilah berapa lama dibutuhkan komputer anda untuk mengeksekusi sebuah instruksi, mengambil sebuah kata dari memori (dengan dan tanpa cache miss), membaca beberapa kata dari disk, dan mencari lokasi baru pada disk. (Jawabannya disini)
  • Terlibatlah dalam usaha standarisasi sebuah bahasa. Boleh jadi dalam komite ANSI C++, atau lainnya. Apapun itu, anda akan belajar apa yang orang lain sukai dalam sebuah bahasa, seberapa dalam perasaan itu, dan mungkin sedikit tentang mengapa mereka memiliki perasaan tersebut.
  • Miliki sebuah perasaan untuk lepas dari usaha standarisasi bahasa secepat mungkin.
Dengan semua hal di atas, sangat dipertanyakan seberapa jauh anda bisa dapatkan hanya dari mempelajari buku. Sebelum anak pertama saya lahir, saya membaca semua buku-buku ‘How To’, dan tetap merasa seperti pemula yg tidak mengerti apa-apa. Tiga puluh bulan kemudian, saat anak kedua saya lahir, apakah saya kembali ke buku untuk mengingat sesuatu? Tidak. Saya lebih mengandalkan pengalaman pribadi saya, yang hasilnya jauh lebih berguna dan lebih pasti bagi saya daripada ribuan halaman-halaman yang ditulis oleh para ahli.
Fred Brooks, dalam essaynya ‘No Silver Bullet‘ mengidentifikasi sebuah rencana yang terbagi dalam tiga bagian untuk mencari seorang designer software hebat:
  1. Secara sistematis identifikasi designer-designer top secepat mungkin.
  2. Tugaskan seorang mentor untuk bertanggung jawab atas perkembangan prospek tersebut dan dengan hati-hati buat sebuah file karir.
  3. Berikan kesempatan-kesempatan untuk designer-designer yang sedang berkembang ini untuk berinteraksi dan menstimulasi satu dengan lain.
Hal ini tentu dengan asumsi bahwa beberapa orang telah memiliki kualitas-kualitas yang dibutuhkan untuk menjadi seorang designer yang hebat; yg perlu dilakukan adalah bagaimana menggabungkan mereka bersama. Alan Perlis mengatakannya dengan lebih tepat: “Semua orang bisa diajarkan bagaimana cara membuat patung: seorang Michaelangelo yg perlu diajari adalah bagaimana untuk tidak melakukannya. Sama halnya dengan programer-programmer hebat”.
Jadi pergi dan belilah buku Java tersebut; anda mungkin akan mendapatkan sesuatu yang berguna dari buku itu. Tapi anda tidak akan mengubah hidup anda, atau keahlian anda sebagai programmer dalam 24 jam, hari, atau bahkan bulan.

Referensi

Bloom, Benjamin (ed.) Developing Talent in Young People, Ballantine, 1985.
Brooks, Fred, No Silver Bullets, IEEE Computer, vol. 20, no. 4, 1987, p. 10-19.
Bryan, W.L. & Harter, N. “Studies on the telegraphic language: The acquisition of a hierarchy of habits. Psychology Review, 1899, 8, 345-375
Hayes, John R., Complete Problem Solver, Lawrence Erlbaum, 1989.
Chase, William G. & Simon, Herbert A. “Perception in Chess” Cognitive Psychology, 1973, 4, 55-81.
Lave, Jean, Cognition in Practice: Mind, Mathematics, and Culture in Everyday Life, Cambridge University Press, 1988.

Jawaban

Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk berbagai operasi pada sebuah PC biasa:
mengeksekusi instruksi biasa1/1,000,000,000 detik = 1 nanodetik
mengambil data dari L1 cache memory0.5 nanodetik
branch misprediction5 nanodetik
mengambil data dari L2 cache memory7 nanodetik
Mutex lock/unlock25 nanodetik
mengambil data dari memory utama100 nanodetik
mengirim 2k bytes data melalui jaringan 1Gbps20,000 nanodetik
membaca 1MB secara sequential dari memori250,000 nanodetik
mengambil dari lokasi disk baru (mencari)8,000,000 nanodetik
membaca 1MB secara sequential dari disk20,000,000 nanodetik
mengirim packet dari Amerika ke Eropa dan kembali150 millidetik = 150.000.000 nanodetik

Appendix : Pilihan Bahasa Pemrograman

Beberapa orang bertanya mengenai bahasa pemrograman apakah yang mereka harus pelajari pertama. Tidak ada satu jawaban tepat, tapi pertimbangan poin-poin berikut:
  • Manfaatkan teman-teman anda. Saat ditanya “Sistem operasi apa yg harus saya gunakan, Windows, Unix, atau Mac?”, jawaban saya biasanya adalah : “Gunakan apa saja yang teman-teman anda gunakan.” Manfaat yang anda dapatkan dari belajar bersama teman-teman anda akan menutupi segala perbedaan intrinsik antara OS, atau antara bahasa-bahasa pemrograman. Juga pertimbangkan teman-teman anda yg akan datang:  komunitas programmer-programmer yang anda akan menjadi bagian bila anda akan menekuninya. Apakah bahasa pilihan anda memiliki komunitas besar yang bertumbuh atau memiliki komunitas kecil yg sedang sekarat? Apakah ada buku-buku, website-website, dan forum-forum online untuk mendapatkan jawaban-jawaban? Apakah anda menyukai orang-orang di forum-forum tersebut?
  • Keep it simple. Bahasa-bahasa pemrograman seperti C++ dan Java didesign untuk pengembangan aplikasi secara profesional oleh team besar yang terdiri dari programmer-programmer berpengalaman yang memperhatikan tentang efisiensi run-time dari kode mereka. Akibatnya, bahasa-bahasa ini memiliki bagian-bagian yg rumit yang didesign untuk situasi-situasi ini. Anda hanya perlu untuk belajar untuk memprogram. Anda tidak butuh semua kerumitan tersebut. Anda hanya mau sebuah bahasa yang didesign untuk mudah dipelajari dan diingat oleh seorang programmer pemula.
  • Bermain. Cara mana yang anda inginkan bila anda belajar bermain piano: cara normal dan interaktif dimana anda mendengar sebuah nada segera setelah anda menekan tuts piano, atau cara “batch”, dimana anda bisa mendengar seluruh nada-nada setelah anda selesai memainkan sebuah lagu? Tentu saja, cara interaktif membuat belajar lebih mudah untuk piano, dan juga untuk programming. Cari sebuah bahasa yang mempunyai mode interaktif dan gunakanlah.
Dari kriteria-kriteria ini, rekomendasi saya untuk bahasa pemrograman pertama adalah Python atau Scheme. Tapi keadaan anda bisa berbeda, dan ada juga beberapa pilihan bagus lainnya. Bila umur anda satu digit, anda mungkin akan lebih menyukai Alice atau Squeak (orang yg lebih tua juga mungkin menyukainya). Yang terpenting disini adalah anda memilihnya dan memulainya.

Appendix : Buku-buku dan Sumber-sumber Lainnya

Beberapa orang telah bertanya buku-buku dan halaman-halaman web apa saja yang mereka harus pelajari. Saya ulangi bahwa “belajar dari buku saja tidak akan pernah cukup” tapi saya bisa merekomendasikan yang berikut ini:

Catatan

T. Capey menunjukkan bahwa halaman “Complete Problem Solver” di Amazon sekarang memiliki buku-buku “Teach Yourself Bengali in 21 days” dan “Teach Yourself Grammar and Style” pada bagian “Pelanggan yang mencari barang ini juga mencari barang-barang ini”. Saya rasa sebagian besar dari orang-orang yang mencari buku tersebut datang dari halaman ini. Terima kasih kepada Ross Cohen untuk bantuannya dengan Hippocrates.

Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Wednesday, 20 June 2012

Ini Dia 10 Ponsel Super Mahal dan Mewah

1. RIM BlackBerry P'9981 Porsche Design

Seperti namanya, smartphone ini dirancang oleh Porsche Design yang banyak memproduksi aksesori-aksesori high-end untuk pria. BlackBerry P'9981 Porsche Design sudah dirilis di Indonesia dan bisa diperoleh dengan harga Rp 18.888.888.

2. Lamborghini TL700

Adalah smartphone Android yang dikeluarkan oleh pabrikan mobil mewah asal Italia Lamborghini. Biarpun hanya mengusung layar 3,7 inci, kamera 5 megapixel, dan sistem operasi Android 2.3,smartphone berlapis emas dan kulit buaya ini dibanderol seharga 2.750 dollar AS atau sekitar 25 juta rupiah.

3. Tag Heuer Link

Smartphone Android yang memiliki nama sama dengan salah satu produk jam tangan buatan Tag Heuer ini dihiasi 1007 buah berlian sebesar 2,53 karat. Bukan hanya itu, Tag Heuer pun menambahkan fitur anti-guncangan dan anti-air untuk melindungi layarnya yang berukuran 3,5 inci berikut kamera 5 megapixel. Harganya sesuai pesanan, mulai 6.700 dollar AS atau sekitar 61 juta rupiah untuk model tanpa berlian.

4.Mobiado Grand Touch Aston Martin

Satu lagi smartphone Android yang mengusung nama pabrikan mobil ternama. Mobiado Grand Touch Aston Martin sejatinya adalah smartphone Nexus S yang dilapisi bahan mahal yang bisa dipilih sesuai selera pembeli. Mau logam kuningan bersepuh emas, kayu ebony, atau mutiara? Harga akhir tergantung pesanan.

5. Vertu Constellation T

Produk baru dari pemain lama di bisnis ponsel mewah. Constellation T adalah smartphone touchscreen pertama dari Vertu. Layarya selebar 3,5 inci dan memakai sistem operasi Symbian karena smartphone ini dirilis oleh Vertu yang sampai saat ini masih dimiliki oleh Nokia.

6. Continental Mobiles iPhone 4S

Inilah versi super-mewah dari smartphone terbaru Apple. Continental Mobiles iPhone 4S dihias berlian yang dirangkai dengan tangan dan dilapisi logam titanium mulus. Harganya 10.900 dollar AS atau sekitar 100 juta rupiah.

7. Goldgenie Suvarna Bullion iPhone 4S

Goldgenie adalah perusahaan yang memiliki spesialisasi menghias produk-produk gadget dengan logam berharga. Hasilnya antara lain bisa dilihat di produk iPhone 4S ini, yang dilapisi emas, rose gold, atau platinum dengan tambahan berlian. Suvarna Bullion iPhone 4S disebut-sebut terbuat dari emas termurni yang bisa dihasilkan. Harganya? 29.500 dollar AS atau sekitar 271 juta rupiah.

8. Gresso Lady Blanche iPhone 4

Gresso merancang khusus iPhone ini untuk kaum wanita super elite. Selain berlian putih, bagian belakang perangkat ini dihiasi tiga jam Swiss yang menunjukkan waktu di tiga kota berbeda: New York, Paris, dan Moskow. Tak heran banderol harganya mencapai 30.000 dollar AS atau sekitar 276 juta rupiah.

9. Dior Reveries Haute Couture

Merek yang keberadaannya sudah sangat mentereng di dunia fashion ini merilis ponsel Android yang dibuat oleh LG. Reveries Haute Couture yang dihiasi berlian, mutiara, dan berbagai bahan mahal lainnya tersebut kabarnya hanya dibuat sebanyak 99 buah. Harganya 107.000 dollar AS atau sekitar 984 juta rupiah.

10.Ulysse Nardin Chairman diamond edition

Inilah salah satu smartphone termahal yang bisa dibeli. Pembuatnya memilih sistem operasi Android, dengan jumlah batu mulia yang banyaknya mencapai 3.000 buah atau 17 karat. 

Spesifikasi teknisnya relatif "biasa saja" dengan layar touchscreen 3,2 inci, kamera 8 megapixel, ruang simpan 32 GB, dan pemindai sidik jari. Yang fantastis adalah harganya, 129.000 dollar AS atau sekitar Rp 1,2 miliar!

Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Selubung Rahasia di Balik Pembuatan Galaxy S III


KOMPAS.com — Samsung Galaxy S III memang telah diluncurkan. Namun, baru kali ini karyawan Samsung berani mengungkap rahasia pembuatan Galaxy S III.

Sebenarnya, bocoran gambar ataupun spesifikasi perangkat yang selama ini beredar memang ada yang sama dengan perangkat Samsung Galaxy S III final.

"Tapi kami menjamin bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan Samsung Galaxy S III, baik paten maupun teknologinya, sangat rahasia," kata Samsung dalam blognya.

Di balik itu, ada beberapa karyawan Samsung yang mencoba mengungkap rahasia pembuatan perangkat termutakhir tersebut. Salah satunya adalah Kepala Insinyur Samsung Byung Joon-lee yang terpaksa berbohong kepada anaknya.

Kebetulan anak sulung Lee sudah berada di kelas VI. Anaknya tahu bahwa Lee adalah karyawan Samsung, yang secara khusus ikut membuat Samsung Galaxy S dan Samsung Galaxy S II.

Jadi, anaknya pasti berpikir bahwa ayahnya juga akan membuat Samsung Galaxy S III. Setiap ada berita tentang Galaxy S III di internet, pasti anaknya bertanya: ayah pasti membuat Samsung Galaxy S III, kan?

"Tapi saya hanya bisa berkata tidak tahu. Ini benar-benar aneh," kata Lee.

Samsung Galaxy S III ini dibuat di laboratorium rahasia. Untuk memasukinya, perlu kartu khusus dan pemindaian sidik jari.

Dengan demikian, apabila ada kebocoran informasi terkait perangkat itu, akan dengan mudah diketahui. Namun, hingga perangkat tersebut resmi dirilis, tidak ada yang bisa membocorkan informasi.

Proyek pembuatan Samsung Galaxy S III memang sangat rahasia. Bahkan, saat prototipe dipindahkan ke bagian lain, perangkat tersebut harus diletakkan dalam kotak khusus yang tidak akan bisa dilihat oleh pegawainya.

Prosedur pengujian perangkat juga dipantau siang dan malam untuk memastikan tidak ada kebocoran informasi. Bahkan, karyawan juga dilarang keras untuk mengambil gambar.

"Kami hanya diizinkan untuk melihat produk. Yang lainnya tidak bisa, bahkan hanya mengambil gambar pun," ujar Lee.

Sebenarnya, perangkat ini juga sempat dibuat dalam tiga prototipe. Perangkat prototipe ini mirip seperti produk final. Para insinyur yang membuat perangkat tersebut bahkan harus terus memeriksa setiap model dalam rentang waktu tertentu.

"Saya bertanggung jawab atas antena," kata Senior Engineer Beoung Sun-lee.

Meski hanya merancang antena, Sun-lee harus bolak-balik menyerahkan rancangan antena. Setiap pertemuan berlangsung, Sun-lee harus menyerahkan rancangan antena terbarunya.

"Sejujurnya cukup melelahkan dan membuat frustrasi," kata Sun Lee.

Kepala Insinyur Samsung Woo Sun-yoon setuju. Meski terkesan melelahkan dan cukup membuat frustrasi, pembuatan perangkat tersebut terbukti bisa dirahasiakan. Semua karyawan bisa merahasiakan produk tersebut sampai jadwal peluncuran resmi.
Sumber :







http://tekno.kompas.com/read/2012/06/18/09073718/Selubung.Rahasia.di.Balik.Pembuatan.Galaxy.S.III
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Sunday, 10 June 2012

Samsung Tawar Nokia Rp 172 Triliun?


KOMPAS.com — Samsung, perusahaan elektronik Korea yang sedang naik daun, dikabarkan berencana memperluas bisnisnya dengan mengakuisisi Nokia, produsen ponsel asal Finlandia. Pemberitaan tersebut memicu kenaikan harga saham Nokia hari Jumat kemarin.

Surat kabar Swedia Dagens melaporkan bahwa Samsung menawar saham Nokia sebesar 4 dollar AS  per lembar dengan nilai total 18,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 172 triliun.
Angka tersebut ditaksir sebagai "penawaran enteng" dari Samsung yang sedang kebanjiran ordersmartphone Galaxy SIII yang mencapai 9 juta unit bulan lalu, belum termasuk pesanan dari Amerika Serikat dan Kanada.

Pada perdagangan hari Jumat (8/6/2012), saham Nokia ditutup menguat sebesar 0,19 poin atau sekitar 6,71 persen menjadi 3,02 dollar AS per lembar.

Nilai kapitalisasi pasar Nokia saat ini sebesar 11 miliar dollar AS, turun jauh dari 24 miliar dollar AS satu tahun lalu ketika perusahaan Finlandia ini sempat dirumorkan akan dibeli oleh Samsung untuk pertama kalinya. Harga saham Nokia mengalami penurunan sebesar 40 persen dalam tiga bulan belakangan.

Kemungkinan langkah Samsung ini dipertanyakan oleh beberapa pihak. "Keuntungan apa pun yang diperoleh Samsung dari portofolio paten dan fasilitas produksi Nokia agaknya tidak sebanding dengan rumitnya proses integrasi kedua perusahaan itu," ujar analis Ovum Nick Dillion, seperti dikutip dari PhoneArena.

Sejumlah analis percaya bahwa Nokia lebih baik dibeli oleh Microsoft ketimbang Samsung karena produsen ponsel tersebut menggunakan sistem operasi bikinan Microsoft dalam produknya. Dengan membeli Nokia, Microsoft bisa mengikuti langkah Apple dan Google yang memproduksihardware untuk platform mobile buatannya sendiri.



Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Sunday, 15 April 2012

Membuat program sederhana login dengan Virtual Basic












Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Manusia Yang Mempunyai Interaksi dengan Sosial


PENDAHULUAN

            Manusia memiliki sifat social yang tinggi, maka dari itu saya akan mengambil judul “manusia yang mempunyai interaksi social”. Sebelumnya saya berterimakasih kepada Allah SWT yang telah memberikan saya kesehatan sampai terbuat nya makalah ini sampai selesai dan saya berterimakasih pula kepada dosen IBD (Ilmu Budaya Dasar) yang telah memberikan kesempatan untuk membuat makalah ini yang bertemakan “manusia sebagai makhuk berbudaya” .

PEMBAHASAN

Interaksi sosial merupakan suatu fondasi dari hubungan yang berupa tindakan yang berdasarkan norma dan nilai sosial yang berlaku dan diterapkan di dalam masyarakat. Dengan adanya nilai dannorma yang berlaku,interaksi sosial itu sendiri dapat berlangsung dengan baik jika aturan - aturan dan nilai – nilai yang ada dapat dilakukan dengan baik. Jika tidak adanya kesadaran atas pribadi masing – masing,maka proses sosial itu sendiri tidak dapat berjalan sesuai dengan yang kita harapkan. Di dalam kehidupan sehari – hari tentunya manusia tidak dapat lepas dari hubungan antara satu dengan yang lainnya,ia akan selalu perlu untuk mencari individu ataupun kelompok lain untuk dapat berinteraksi ataupun bertukar pikiran. Menurut Prof. Dr. Soerjono Soekamto di dalam pengantar sosiologi, interaksi sosial merupakan kunci semua kehidupan sosial. Dengan tidak adanya komunikasi ataupun interaksi antar satu sama lain maka tidak mungkin ada kehidupan bersama. Jika hanya fisik yang saling berhadapan antara satu sama lain, tidak dapat menghasilkan suatu bentuk kelompok sosial yang dapat saling berinteraksi. Maka dari itu dapat disebutkan bahwa interaksi merupakan dasar dari suatu bentuk proses sosial karena tanpa adanya interaksi sosial, maka kegiatan–kegiatan antar satu individu dengan yang lain tidak dapat disebut interaksi.


Syarat interaksi social
Menurut Soerjono Soekanto, interaksi sosial tidak mungkin terjadi tanpa adanya dua syarat, yaitu kontak sosial dan komunikasi.
§  Kontak Sosial
Kata “kontak” (Inggris: “contact") berasal dari bahasa Latin con atau cum yang artinya bersama-sama dan tangere yang artinya menyentuh. Jadi, kontak berarti bersama-sama menyentuh. Dalam pengertian sosiologi, kontak sosial tidak selalu terjadi melalui interaksi atau hubungan fisik, sebab orang bisa melakukan kontak sosial dengan pihak lain tanpa menyentuhnya, misalnya bicara melalui telepon, radio, atau surat elektronik. Oleh karena itu, hubungan fisik tidak menjadi syarat utama terjadinya kontak. Kontak sosial memiliki sifat-sifat berikut.
1.     Kontak sosial dapat bersifat positif atau negatif. Kontak sosial positif mengarah pada suatu kerja sama, sedangkan kontak sosial negatif mengarah pada suatu pertentangan atau konflik.
2.     Kontak sosial dapat bersifat primer atau sekunder. Kontak sosial primer terjadi apabila para peserta interaksi bertemu muka secara langsung. Misalnya, kontak antara guru dan murid di dalam kelas, penjual dan pembeli di pasar tradisional, atau pertemuan ayah dan anak di meja makan. Sementara itu, kontak sekunder terjadi apabila interaksi berlangsung melalui suatu perantara. Misalnya, percakapan melalui telepon. Kontak sekunder dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Kontak sekunder langsung misalnya terjadi saat ketua RW mengundang ketua RT datang ke rumahnya melalui telepon. Sementara jika Ketua RW menyuruh sekretarisnya menyampaikan pesan kepada ketua RT agar datang ke rumahnya, yang terjadi adalah kontak sekunder tidak langsung.
§  Komunikasi
Komunikasi merupakan syarat terjadinya interaksi sosial. Hal terpenting dalam komunikasi yaitu adanya kegiatan saling menafsirkan perilaku (pembicaraan, gerakan-gerakan fisik, atau sikap) dan perasaan-perasaan yang disampaikan. Ada lima unsur pokok dalam komunikasi yaitu sebagai berikut.
1.     Komunikator, yaitu orang yang menyampaikan pesan, perasaan, atau pikiran kepada pihak lain.
2.     Komunikan, yaitu orang atau sekelompok orang yang dikirimi pesan, pikiran, atau perasaan.
3.     Pesan, yaitu sesuatu yang disampaikan oleh komunikator. Pesan dapat berupa informasi, instruksi, dan perasaan.
4.     Media, yaitu alat untuk menyampaikan pesan. Media komunikasi dapat berupa lisan, tulisan, gambar, dan film.
5.     Efek, yaitu perubahan yang diharapkan terjadi pada komunikan, setelah mendapatkan pesan dari komunikator.
Ada tiga tahap penting dalam proses komunikasi. Ketiga tahap tersebut adalah sebagai berikut.
§  Encoding
Pada tahap ini, gagasan atau program yang akan dikomunikasikan diwujudkan dalam kalimat atau gambar. Dalam tahap ini, komunikator harus memilih kata, istilah, kalimat, dan gambar yang mudah dipahami oleh komunikan. Komunikator harus menghindari penggunaan kode-kode yang membingungkan komunikan.
§  Penyampaian
Pada tahap ini, istilah atau gagasan yang sudah diwujudkan dalam bentuk kalimat dan gambar disampaikan. Penyampaian dapat berupa lisan, tulisan, dan gabungan dari keduanya.
§  Decoding
Pada tahap ini dilakukan proses mencerna dan memahami kalimat serta gambar yang diterima menurut pengalaman yang dimiliki.
Dengan ini manusia bias di katakan mempunyai sifat budaya. Dari definisi budaya itu sendiri adalah yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan yaitu sistem pengetahuan yang meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.  

KESIMPULAN

Manusia adalah makhluk yang paling sempurna bila dibanding dengan makhluk lainnya, mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk mengelola bumi. Oleh karena itu manusia harus menguasai segala sesuatu yang berhubungan dengan kepemimpinannya di muka bumi disamping tanggung jawab dan etika moral harus dimiliki, menciptakan nilai kebaikan, kebenaran, keadilan dan tanggung jawab agar bermakna bagi kemanusiaan. Selain itu manusia juga harus mendayagunakan akal budi untuk menciptakan kebahagiaan bagi semua makhluk Tuhan.

sumber :






Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed